Advertisemen
6 November 2016
JPCC Sunday Service 1 at The Kasablanka
Garam Dunia
By Ps Jeffrey Rachmat
Matius 5:13 (TB) "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
Yesus suka menggunakan sesuatu yang sangat sederhana untuk menerangkan suatu topik. Karena Yesus ingin menjadi relevan dan mudah dimengerti oleh dunia ini.
Apa artinya garam yang menjadi tawar?
1. Kehilangan tujuan hidup
Jika garam menjadi tawar maka garam tersebut kehilangan alasan keberadaan dirinya. Tujuan hidup yang pasti membuat kita tidak mudah dipengaruhi oleh orang lain.
Cth:
* Menonton bioskop.
Jika kita menonton di Theater 3 maka kita tidak akan terpengaruh dengan panggilan atau informasi mengenai Theater yang lain.
* Bandara
Kita tidak akan peduli dengan panggilan dari tujuan yang bukan tujuan kita.
Kita tidak akan peduli dengan panggilan dari tujuan yang bukan tujuan kita.
Jika kita memiliki tujuan yang jelas maka kita tidak akan mudah dipengaruhi. Kadangkala peer pressure (teman2) juga bisa menekan kita dan membuat kita melenceng dari tujuan awal kita. Jika kita punya tujuan yang jelas dan pasti maka kita tidak akan bisa terpengaruh.
Kita perlu datang kepada Tuhan untuk mengerti apa tujuan kita hidup. Jika kita tidak mengerti bukan berarti kita tidak mempunyai tujuan hidup. Jika kita hidup tidak sesuai tujuan kita maka kita akan mengalami abuse (abnormalities in use).
Yeremia 29:11 (TB) Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
2. Turun Nilai
Garam yang tidak asin berarti sudah turun nilainya / kehilangan nilai aslinya. Benda asli selalu memiliki nilai lebih tinggi daripada benda yang palsu. Benda yang asli selalu menarik untuk ditiru.
The best way to influence others is be yourself. Hidup yang asli tidak meniru akan menimbulkan pengaruh bagi orang lain. You are born original don't die a copy. Roh kudus akan selalu mendorong kita untuk menjadi diri kita sendiri. Jika kita meniru orang lain maka kita akan mengalami penurunan nilai.
3. Tidak berguna
Garam yang tidak asin tidak lagi memiliki guna. Jika kita tidak berfungsi sebagai garam dunia maka kita akan kehilangan kegunaan kita dan kita akan diinjak injak orang.Apa kegunaan kita sebagai garam dunia?
1. Hidup yang memberikan dampak.
Sedikit garam saja sudah memberikan rasa pada suatu masakan. Garam akan terlihat berpengaruh jika ia tidak hadir. Apakah jika kita tidak hadir orang merasa kehilangan akan fungsi kita.
Hidup yang berdampak tidak akan selalu dihargai jika kita ada. Tapi jika kita tidak ada dan orang merasa kehilangan itulah dampak.
2. Mempertahankan moral dan etika
Garam berfungsi mengawetkan makanan, mencegah makanan dari kebusukan. Itulah kita sebagai garam dunia kita menjaga moral dan etika. Jika kita menjalankan peran kita mempertahankan moral dan etika maka akan sulit bagi orang lain untuk bertindak merusak moral dan etika.
Garam tidak mengubah daging menjadi garam tapj garam mengawetkan daging dari pembusukan. Garam mengawetkan dunia dari pembusukan moral dan etika tanpa perlu membuat dunia menjadj garam.
3. Garam menjadi pendamai
Markus 9:50 (TB) Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."
Inilah tujuan kita yaitu menjadi penyejuk dalam dunia bukan menjadi sumber keributan dalam dunia.
Advertisemen